Mengenal Skema PLTS On Grid agar Tagihan Listrik Lebih Hemat

Di tengah meningkatnya tarif listrik dan kebutuhan energi yang terus naik PLTS On Grid menjadi solusi hemat dan ramah lingkungan yang semakin diminati.
Skema ini memungkinkan Anda menggunakan listrik dari panel surya secara langsung di siang hari dan tetap terhubung dengan jaringan PLN sebagai cadangan di malam hari.

Dengan sistem ini, Anda tak perlu khawatir saat mendung atau malam karena listrik tetap stabil, sementara di siang hari tagihan bisa berkurang signifikan.

📖Baca juga : PLTS PV-Genset Hybrid

Apa Itu Skema PLTS On Grid?

Skema PLTS On Grid adalah sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang terhubung dengan jaringan PLN (grid). Artinya, energi dari panel surya digunakan untuk kebutuhan harian rumah atau bisnis, dan jika produksinya berlebih, listrik bisa diekspor ke jaringan PLN (melalui program net-metering).

Sederhananya:

  • Siang hari → panel surya menghasilkan listrik, digunakan langsung.
  • Kelebihan daya → dikirim ke PLN.
  • Malam hari → listrik dari PLN digunakan seperti biasa.
Ilustrasi cara kerja sistem PLTS On Grid

Bagaimana Cara Kerja PLTS On Grid?

Prosesnya cukup sederhana. Berikut alur utamanya:

  1. Panel surya menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik DC.
  2. Inverter On Grid mengubah arus DC menjadi arus AC agar bisa digunakan peralatan rumah tangga.
  3. Koneksi PLN tetap aktif untuk menyalurkan kelebihan atau kekurangan daya.
  4. Meteran ekspor-impor mencatat energi yang dikirim dan diterima dari PLN.
iliustrasi PLTS On Grid

Contoh Kasus Sederhana:

Misalnya, rumah Anda punya tagihan listrik Rp1.000.000 per bulan.
Setelah pasang PLTS On Grid 3 kWp, sekitar 30–40% kebutuhan listrik di siang hari ditopang oleh panel surya, sehingga tagihan bisa turun menjadi sekitar Rp600.000–Rp700.000 per bulan.
Semakin besar kapasitas panel dan semakin cerah cuacanya, semakin besar pula potensi penghematannya.

Perbandingan Konsumsi Listrik Sebelum dan Sesudah PLTS On Grid

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbandingan sederhana penggunaan listrik dan biaya sebelum serta sesudah menggunakan skema keuntungan menggunakan sistem ini di rumah.

KeteranganSebelum PLTSSesudah PLTS On Grid (3 kWp)
Rata-rata tagihan listrik bulananRp 1.500.000Rp 900.000
Penggunaan listrik dari PLN100%±60%
Penghematan per bulan–±40%
Estimasi balik modal (ROI)–4–6 tahun

*Catatan: Nilai bisa bervariasi tergantung kapasitas PLTS, pola konsumsi listrik, dan intensitas sinar matahari.

Kelebihan Skema PLTS On Grid

Setiap sistem energi punya keunggulannya sendiri, tapi PLTS On Grid dikenal paling efisien untuk rumah dan bisnis karena biayanya lebih terjangkau serta hasilnya langsung terasa di tagihan listrik. Berikut merupakan kelebihan dari skema keuntungan menggunakan sistem ini.

  1. Tagihan listrik berkurang signifikan hingga 20–40% karena sebagian besar konsumsi di siang hari digantikan oleh energi dari panel surya.
  2. Tanpa baterai, biaya awal lebih hemat dan sistem lebih sederhana karena langsung terhubung ke jaringan PLN.
  3. Pemeliharaan mudah, cukup memastikan panel tetap bersih dan inverter berfungsi normal tanpa perlu perawatan rumit.
  4. Ramah lingkungan, karena menggunakan energi matahari yang bersih dan membantu mengurangi emisi karbon dari penggunaan listrik konvensional.

Surabaya menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan PLTS tercepat di Jawa Timur.
Dengan cuaca relatif cerah sepanjang tahun, efisiensi sistem PLTS On Grid di Surabaya bisa mencapai 80–90%, menjadikannya investasi menarik bagi rumah dan bisnis.

Banyak pelanggan Renergy Nusantara telah menikmati manfaatnya, dari perumahan hingga industri kecil.

Tertarik pasang PLTS On Grid di rumah atau kantor Anda?

💬 Konsultasikan gratis bersama Tim Renus dan dapatkan simulasi penghematan tagihan listrik Anda.

👉 Hubungi Kami Sekarang

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *