PLTS untuk Pabrik semakin populer karena mampu menurunkan biaya listrik industri secara signifikan. Banyak pabrik mulai mempertimbangkan PLTS untuk Pabrik sebagai solusi energi jangka panjang, terutama ketika memilih kapasitas seperti 50 kWp, 100 kWp, atau 500 kWp. Kebutuhan listrik pabrik yang semakin besar membuat banyak industri mulai mempertimbangkan pemasangan sistem PLTS. Dengan biaya listrik non-subsidi yang terus naik, memilih kapasitas PLTS yang tepat menjadi langkah penting agar investasi benar-benar menghasilkan penghematan.
Baca juga : PLTS Surabaya Bantu Bisnis Tekan Biaya Operasional Hingga 40%
Artikel ini membahas perbandingan PLTS 50 kWp 100 kWp 500 kWp untuk pabrik, lengkap dengan kapasitas produksi, kebutuhan area, biaya investasi, hingga potensi penghematannya.
Produksi Listrik PLTS untuk Pabrik
Langkah pertama dalam membandingkan kapasitas adalah memahami output listriknya. Dengan iradiasi rata-rata Indonesia 4,2–4,5 kWh/kWp/hari, PLTS 50 kWp mampu menghasilkan sekitar 210 kWh per hari atau 76.650 kWh per tahun, yang biasanya cukup untuk area kantor pabrik, penerangan, dan beban motor ringan.
Kapastitas PLTS 100 kWp mampu memproduksi sekitar 420 kWh per hari atau 153.300 kWh per tahun, cocok untuk kompresor kecil hingga sedang dan HVAC ringkas. Sementara itu, PLTS 500 kWp memberikan output jauh lebih besar, yaitu 2.100 kWh per hari atau 766.500 kWh per tahun, ideal untuk pabrik besar yang membutuhkan pasokan stabil untuk cold storage, line produksi intensif, atau fasilitas yang beroperasi 24 jam.
Setelah melihat seberapa besar energi yang dapat dihasilkan, langkah berikutnya adalah memastikan apakah area atap atau lahan pabrik mampu menampung jumlah panel sebesar itu.

Kebutuhan Area Atap atau Lahan
Sebagian besar PLTS industri menggunakan panel 550 Wp yang membutuhkan area sekitar 1,8 m² per panel. Dengan standar tersebut, PLTS 50 kWp membutuhkan sekitar 90 panel dengan total area 160–180 m².
Untuk kapasitas 100 kWp, kebutuhan naik menjadi sekitar 180 panel atau 320–360 m². Sementara PLTS 500 kWp memerlukan 900 panel yang membutuhkan area cukup besar, yaitu 1.600–1.800 m².
Jika area atap memenuhi, maka instalasi bisa dilanjutkan ke tahap penentuan biaya. Karena area bukan masalah utama bagi banyak pabrik, perbandingan biaya investasi menjadi faktor utama dalam menentukan kapasitas.
Biaya Investasi PLTS untuk Pabrik
Harga PLTS industri berbeda tergantung skalanya, dan semakin besar kapasitas, semakin murah harga per kWp. Estimasi harga pemasangan PLTS Renus tahun 2025 adalah:
- 50 kWp → Rp8,5–10 juta/kWp
- 100 kWp → Rp8–9,5 juta/kWp
- 500 kWp → Rp7–8,5 juta/kWp
Jika dihitung, PLTS 50 kWp membutuhkan investasi sekitar Rp425–500 juta, kapasitas 100 kWp berada di kisaran Rp800–950 juta, dan kapasitas besar 500 kWp berkisar Rp3,5–4,2 miliar.
Potensi Penghematan Listrik Tahunan
Dengan tarif listrik industri sekitar Rp1.650/kWh, potensi penghematan masing-masing kapasitas dapat dihitung berdasarkan produksi listriknya.
PLTS 50 kWp mampu menghemat sekitar Rp126 juta per tahun, sedangkan PLTS 100 kWp menghasilkan penghematan sekitar Rp253 juta per tahun.
Untuk PLTS 500 kWp, penghematannya jauh lebih besar, mencapai Rp1,26 miliar per tahun.
Dari angka penghematan ini, waktu balik modal bisa terlihat jelas dan menjadi pertimbangan penting bagi pemilik pabrik.
Estimasi Waktu Balik Modal (BEP)
Dengan menggabungkan biaya investasi dan potensi penghematan, PLTS industri memiliki payback period yang relatif cepat. PLTS 50 kWp memiliki BEP sekitar 3,5–4 tahun, PLTS 100 kWp berada di angka 3,3–4 tahun, dan PLTS 500 kWp menjadi yang paling efisien dengan BEP 3–3,5 tahun.
Rekomendasi Kapasitas Berdasarkan Tipe Pabrik
- PLTS 50 kWp → cocok untuk pabrik kecil atau unit perkantoran pabrik.
- PLTS 100 kWp → ideal untuk pabrik menengah dengan pemakaian listrik 500–1.000 kWh per hari.
- PLTS 500 kWp → pilihan terbaik untuk pabrik besar dengan beban operasional tinggi dan penggunaan peralatan berat.
Untuk memudahkan perbandingan, berikut rangkuman datanya.
Ringkasan Data Perbandingan PLTS
| Parameter | 50 kWp | 100 kWp | 500 kWp |
| Produksi Tahunan | 76.650 kWh | 153.300 kWh | 766.500 kWh |
| Area Dibutuhkan | 160–180 m² | 320–360 m² | 1.600–1.800 m² |
| Estimasi Biaya | 425–500 juta | 800–950 juta | 3,5–4,2 miliar |
| Penghematan | ±126 juta/tahun | ±253 juta/tahun | ±1,26 miliar/tahun |
| BEP | 3,5–4 th | 3,3–4 th | 3–3,5 th |
Tim Renus siap membantu proses pemasangan yang aman, rapi, dan disesuaikan dengan kebutuhan rumah Anda.
Ingin tahu perhitungan biaya yang paling cocok untuk rumah Anda?
Konsultasikan langsung dengan Tim Renus agar dapat rekomendasi yang tepat!
Klik tombol dibawah ini untuk mendapatkan konsultasi gratis👇
